Pertumbuhan Belanja Online di Tengah Pandemi: Lonjakan Digital yang Mengubah Konsumsi

pertumbuhan belanja online ditengah pandemi
pertumbuhan belanja online ditengah pandemi

1. Tren Global: Lonjakan Dramatis e-Commerce

Pandemi COVID-19 mendorong belanja online ke level yang sebelumnya tak terbayangkan:

  • Secara global, belanja online meningkat dari sekitar 14–16% dari total belanja konsumen pada 2019 menjadi lebih dari 20% pada tahun 2020 NCBIWikipedia.
  • Menurut UNESCO (UNCTAD), proporsi belanja online naik menjadi 19% dari total retail pada tahun 2020, naik dari 16% tahun sebelumnya Reddit.
  • Secara finansial, pasar e‑commerce dunia melejit: dari sekitar USD 3,5 triliun pada 2019 ke estimasi USD 6,5 triliun pada 2023 Wikipedia. Diprediksi naik lebih jauh ke USD 8,15 triliun pada 2026 Exploding Topics.

2. Data AS: Lonjakan dalam Persentase dan Penjualan

Di Amerika Serikat, dampak pandemi terhadap e‑commerce sangat terasa:

  • Pada kuartal II 2020, e‑commerce tumbuh 54,3% YoY, dan menyumbang ~16,4% dari total penjualan ritel Capital One Shopping.
  • Nilai penjualan online tahunan meningkat dari USD 575 miliar (2019) ke USD 813 miliar (2020), dan diperkirakan mencapai USD 885 miliar (2021) Reddit.

3. Indonesia: Lonjakan Eksponensial e‑Commerce

Perubahan perilaku konsumen di Indonesia sangat kentara:

  • Nilai transaksi e‑commerce nasional melompat dari Rp 205,5 triliun (2019) menjadi Rp 266,3 triliun (2020) (+29,6%), kemudian ke Rp 401,1 triliun (2021) (+50,7%) Pusat Data Kontan.
  • Meski sempat turun pada 2023 (-4,7%), pada 2024 transaksi kembali naik menjadi Rp 487 triliun (+7,3%) Pusat Data Kontan.
  • GlobalData melaporkan bahwa total penjualan e‑commerce Indonesia tumbuh 37,4% di 2020 (menjadi sekitar IDR 351,1 triliun), dengan proyeksi CAGR mencapai 19,2% hingga 2024 (Rp 707,6 triliun) GlobalData.
  • Platform seperti Bukalapak telah melihat 10 juta pengguna baru selama pandemi (meningkatnya adopsi digital) ISEAS-Yusof Ishak InstituteAntara News.
  • Bukalapak, Shopee, dan lainnya mencatat lonjakan transaksi pada kategori barang kebutuhan, kesehatan, hingga elektronik kerja dan gaya hidup: misalnya, hand‑sanitizer naik lebih dari 5.000%, webcam naik 1.572%, dan sepeda naik 1.036% australiaindonesiacentre.org.
  • Di awal pandemi, Shopee mencatat transaksi meningkat 74,3% dalam Q1 2020 (GMV Rp 6,2 miliar), sementara Blibli tumbuh lebih dari 50% Medium.

Kesimpulan

Pandemi mempercepat transformasi digital secara global dan lokal. Belanja online bukan hanya menjadi pilihan alternatif, tetapi dominan dalam pola konsumsi baru:

Indonesia: E‑commerce tumbuh signifikan—lebih dari 50% di 2021, dan melampaui Rp 400 triliun.

Global: Belanja online mendekati dan melampaui 20% dari konsumsi total.

AS: Lonjakan dua digit—lebih dari 50% di kuartal awal pandemi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Simple Order
Order cepat tanpa ribet langsung melalui form whatsapp.
Fast Respons
Kami siap melayani dan merespons order Anda dengan cepat.
Quality Products
Kami hanya menjual produk yang benar benar bermutu dan berkualitas.
Temukan kami di :

logo bizdiro

Ini adalah demo toko online

dengan system keranjang belanja simple dan checkout langsung menuju rekapan whatsapp. Sangat simple dan user friendly bagi rakya +62


Artikel Menarik


Location

Butuh Bantuan ?

Keranjang Belanja

×

Ups, Belum ada barang di keranjang belanja Anda.

Belanja Sekarang !

Form Bantuan Whatsapp!

×